Menyikapi Adab Dalam Berpakaian Rapi

Fathin Rahman F. 5 September 2025

Menyikapi anjuran islam dalam berpakaian rapi, yaitu “Tutorial Berpakaian Rapi”, islam mengajarkan para pemeluknya untuk berpakaian yang rapi, salah satunya untuk menutup aurat, karena Allah Ta’ala telah befirman dalam kitabnya

يَا بَنِيْٓ اٰدَمَ قَدْ اَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُّوَارِيْ سَوْءٰتِكُمْ وَرِيْشًاۗ وَلِبَاسُ التَّقْوٰى ذٰلِكَ خَيْرٌۗ ذٰلِكَ مِنْ اٰيٰتِ اللّٰهِ لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُوْنَ
Artinya: Wahai anak cucu Adam, sungguh Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutupi auratmu dan bulu (sebagai bahan pakaian untuk menghias diri). (Akan tetapi,) pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu merupakan sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Allah agar mereka selalu ingat.

۞ يٰبَنِيْٓ اٰدَمَ خُذُوْا زِيْنَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَّكُلُوْا وَاشْرَبُوْا وَلَا تُسْرِفُوْاۚ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِيْنَࣖ
Artinya: Wahai anak cucu Adam, pakailah pakaianmu yang indah pada setiap (memasuki) masjid dan makan serta minumlah, tetapi janganlah berlebihan. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.

Dalam berpakaian juga harus ada adabnya seperti larangan isbal untuk laki-laki, mengumbar-umbar aurat, menggunakan sutra bagi laki-laki dan masih banyak lagi. Dan dalam adab berpakaian kita juga harus berpakaian yang rapi dan indah namun masih banyak dari dari teman-teman kita yang belum peka terhadap hal ini

Program ini bertujuan untuk mengedukasi para santri agar para santri dapat berpakaian rapi, terkhusus ketika ingin sholat. Setelah dilakukannya pengamatan, ditemukanya bahwasannya masih banyak santri yang belum bisa memakai sarung dengan baik dan benar, terkhususnya santri kelas satu MTS yang tergolong baru di pondok ini, oleh karena itu para OSHAN terkhusus Qism Ibadah mulai mengadakan program ini hingga kedepannya, sampai para santri-baru terbiasa untuk berpakaian rapi.

Alhamdulillah, tidak perlu waktu lama para santri-baru sudah mulai terbiasa menggunakan pakaian yang rapi, terlebih lagi dengan menggunakan sarung yang baik dan benar. Ini menjadi point plus bagi santri, karena dengan para santri bisa menggunakan sarung yang baik dan benar ini membuat santri mudah berbaur dengan masyarakat dan memudahkan mereka untuk berdakwah As-sunnah

TTS(TANYA-TANYA SANTRI)

*OSHAN DAN SANTRI O: gimana nih rasanya pas nyobain pake sarung? S: ane pikir, pake sarung itu susah banget, ternyata gak sesulit itu O: berarti ini pertamakali nya pake sarung? S: iyaa O: sebelum-sebelumya kalo pergi kemesjid pake apa? S: biasanya sih pake celana sama jubah O: enakan pake sarung atau jubah? S: tergantung, kalo sarung enaknya tuh karena adem, kalo jubah itu lebih simpel karna langsung pake O: kalo pas awal-awal pake sarung apa nih kendalanya S: dari cara pakainya yang perlu waktu, apalagi kalo udah deket-deket waktu solat jadinya keteteran hehehehehe 🙂

*

*OSHAN DAN QISM IBADAH O : gimana nih hasil dari program ini? QI: alhamadulillah program ini berjalan dengan lancar, dan hasilnya cukup memuaskan, kira-kira udah 80% dari santri baru sudah bisa menggunakan sarun dengan rapi O : kalo boleh tau apa aja nih kendala dikegiatan ini? QI: komunikas,karna kita jumlahnya yang terbatas jadi buat komunikasi itu sedikit sulit, alhamdulillahnya kita dibantu dengan teman-teman OSHAN dari qism-qism lain jadi meringankan beban kita O: alasan buat bikin program ini apa sih? QI: aspek pertama adalah kerapihan karena (إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ), dan sarung itu identik oleh santri, jadinya kita ajarkan mereka supaya ada kemistrinya gitu, dan ini bisa jadi salah satu cara untuk berdakwah dimasyarakat sekitar

Diliput Oleh : Qism Shohafi

  • Hazazi

    Thanks banget buat shohafi
    Udh mau ngeliput kegiatan dari OSHAN

  • Aufa

    Alamak keknya perlu revisi dah;
    -Strukturnya kurang jelas, mungkin efek terlalu ngejar 5w 1h
    -Pembukanya kurang bagus
    -Typo: kemistry, sarun
    -Judul artikel dg yg lain tidak konsisten (ada yg full uppercase, ada yg pake petik dua,dll.)
    Dah itu aja. Nanti kita beresin bareng. 🙃

    • Masya Allah akhi, anta teliti banget, syukon telah mengingatkan kami, semoga menjadi bahan evaluasi kami, kedepan Insya Allah 🙂

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Lihat postingan lainnnya

Scroll to Top